iputusundika.net header image 1

Seting Router 2 LAN Card dengan UBUNTU 8.04

February 18th, 2009 · No Comments

script iptables untuk bisa NAT:

iptables -t nat -I POSTROUTING -j MASQUERADE

Jangan lupa ubah IP_FORWARD :

? echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Agar bisa running setiap kali start maka perlu diletakkan di file start up yaitu di ?/etc/rc.local

Salin 2 perintah diatas tadi.

→ No CommentsTags: Hacking

Popup Confirmation pada saat mengklik sebuah link dengan javascript

February 17th, 2009 · No Comments

Untuk memberikan jendela popup konfirmasi setelah mengklik sebuah link dapat digunakan kode javascript dibawah ini :

<a href=”http://www.iputusundika.net” onclick=”javascript:return confirm(’Apa Anda yakin ingin masuk?’)”><BR>
Klik disini untuk kembali</a>

→ No CommentsTags: Javascript

Konfirmasi sebelum masuk ke sebuah halaman web

February 17th, 2009 · No Comments

Untuk mengkonfirmasi sebelum masuk sebuah halaman dapat dihandle juga dengan javascript.

Tuliskan di body.

<script>
if (!confirm(”Do you want to enter this site?”))
window.location=history.back()
</script>

→ No CommentsTags: Javascript

Disable form element dengan checkbox menggunakan javascript

February 17th, 2009 · No Comments

Sering kali kita harus menggunakan checkbox/radio button untuk memberikan pilihan kepada user. Checkbox ini seringkali berhubungan dengan field selanjutnya yang harus diisikan/dipilih. Contoh dibawah adalah penggunaan javascript untuk membuat element SELECT BOX menjadi disable untuk pilihan checkbox tertentu saja.

<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
agree= 0;
</script>

== bagian body==

<form name=form1 action=???>

<input type=radio name=cek value=’pilihan’ onClick=”pil=0; document.form1.selanjutnya.focus();” checked>pilihan1

<input type=radio name=cek value=’pilihan’ onClick=”pil=1; document.form1.selanjutnya.focus();”>pilihan2 :

<select name=selanjutnya onFocus=”if (!pil)this.blur();” onChange=”if (!pil)this.value=”;”>
<option value=0 selected>–Pilih Tujuan–</option>”; </select>

</form>

→ No CommentsTags: Javascript

Javascript charcode

February 17th, 2009 · No Comments

Berikut adalah daftar charcode yang paling sering dipakai di javascript

Key Pressed Javascript Key Code
backspace 8
tab 9
enter 13
shift 16
ctrl 17
alt 18
pause/break 19
caps lock 20
escape 27
page up 33
page down 34
end 35
home 36
left arrow 37
up arrow 38
right arrow 39
down arrow 40
insert 45
delete 46
0 48
1 49
2 50
3 51
4 52
5 53
6 54
7 55
8 56
9 57
a 65
b 66
c 67
d 68
e 69
f 70
g 71
h 72
i 73
j 74
k 75
l 76
m 77
n 78
o 79
p 80
q 81
r 82
s 83
t 84
u 85
v 86
w 87
x 88
y 89
z 90
left window key 91
right window key 92
select key 93
numpad 0 96
numpad 1 97
numpad 2 98
numpad 3 99
numpad 4 100
numpad 5 101
numpad 6 102
numpad 7 103
numpad 8 104
numpad 9 105
multiply 106
add 107
subtract 109
decimal point 110
divide 111
f1 112
f2 113
f3 114
f4 115
f5 116
f6 117
f7 118
f8 119
f9 120
f10 121
f11 122
f12 123
num lock 144
scroll lock 145
semi-colon 186
equal sign 187
comma 188
dash 189
period 190
forward slash 191
grave accent 192
open bracket 219
back slash 220
close braket 221
single quote 222

→ No CommentsTags: Javascript

Javascript untuk membatasi inputan hanya berupa angka

February 17th, 2009 · No Comments

Javascript dibawah dapat dipakai untuk memfilter inputan pada text box. karakter yang diijinkan untuk diketik adalah karakter yang charcode nya ada pada array yang tela didefinisikan.

<SCRIPT language=Javascript>
function oc(a)
{
var o = {};
for(var i=0;i<a.length;i++)
{
o[a[i]]=”;
}
return o;
}

//Hanya memperbolehkan numeric input, decimal point, backspace
function isNumberKey(evt)
{
var myValidChars = new Array(0,8,46,48,49,50,51,52,53,54,55,56,57,190);
var charCode = (evt.which) ? evt.which : event.keyCode
if (charCode in oc(myValidChars))
return true;
return false;
}
</SCRIPT>

→ No CommentsTags: Javascript

Penyebutan angka diatas jutaan

February 8th, 2009 · No Comments

Million (Juta) = 1.000.000.
Billion (Milyar) = 1.000.000.000.
Trilion (Triliyun) = 1.000.000.000.000
Quadrillion = 100.000.000.000.000
Quintillion = 1.000.000.000.000.000.000.
Sextillion = 1.000.000.000.000.000.000.000
Septillion = 1.000.000.000.000.000.000.000.000.

→ No CommentsTags: Umum

Membilang dengan PHP

January 25th, 2009 · No Comments

Jika kita menabung di BANK  biasanya pada slipnya akan ada jumlah uang dalam bentuk ANGKA dan HURUF. Nah, gimana tuh caranya biar otomatis ?

Setelah mumet kesana kesini nyobain fungsi2x orang ;) soanya udah males banget buat fungsi :(  akhirnya nemu !!! thnks MASEKO’S, this is really work !

function kekata($x) {

$x = abs($x);
$angka = array(”", “satu”, “dua”, “tiga”, “empat”, “lima”,
“enam”, “tujuh”, “delapan”, “sembilan”, “sepuluh”, “sebelas”);
$temp = “”;
if ($x <12) {
$temp = ” “. $angka[$x];
} else if ($x <20) {
$temp = kekata($x - 10). ” belas”;
} else if ($x <100) {
$temp = kekata($x/10).” puluh”. kekata($x % 10);
} else if ($x <200) {
$temp = ” seratus” . kekata($x - 100);
} else if ($x <1000) {
$temp = kekata($x/100) . ” ratus” . kekata($x % 100);
} else if ($x <2000) {
$temp = ” seribu” . kekata($x - 1000);
} else if ($x <1000000) {
$temp = kekata($x/1000) . ” ribu” . kekata($x % 1000);
} else if ($x <1000000000) {
$temp = kekata($x/1000000) . ” juta” . kekata($x % 1000000);
} else if ($x <1000000000000) {
$temp = kekata($x/1000000000) . ” milyar” . kekata(fmod($x,1000000000));
} else if ($x <1000000000000000) {
$temp = kekata($x/1000000000000) . ” trilyun” . kekata(fmod($x,1000000000000));
}
return $temp;
}

function terbilang($x, $style=4) {
if($x<0) {
$hasil = “minus “. trim(kekata($x));
} else {
$hasil = trim(kekata($x));
}
switch ($style) {
case 1:
$hasil = strtoupper($hasil);
break;
case 2:
$hasil = strtolower($hasil);
break;
case 3:
$hasil = ucwords($hasil);
break;
default:
$hasil = ucfirst($hasil);
break;
}
return $hasil;
}

Cara pakai :terbilang($bilangannya,1)

Wah….sip banget nih !! Thnks ya MASEKO’S

→ No CommentsTags: php

Bersuka kemudian Bersyukur atau Bersyukur kemudian Bersuka ?

January 11th, 2009 · 1 Comment

Banyak orang memberikan kiat untuk dapat hidup mulia dan damai dengan bersyukur. Klise ? Pertanyaannya kemudian adalah mampukah kita bersyukur dalam kondisi apapun kita saat ini ? Bagaimana kita harus bersyukur didalam kondisi kesedihan kemuraman kesengsaraan yang sedang kita alami ? Bukankah orang yang bersyukur biasanya orang yang sudah sedang berada dalam kondisi kemapanan, sejahtera dan bahagia ?

Orang bijak sering mengatakan bahwa halangan utama didalam perjalanan manusia mencari kebahagian dan kedamaian adalah hati orang itu sendiri.

Rasa senang akan membuat manusia merasa melekat dengan yang disenangi dan akan berujung ke penderitaan. Sebagai contoh adalah rasa senang terhadap istri / suami akan berubah menjadi penderitaan yang sangat sakit jikalau suatu saat nanti istri/suami mendahului meninggal dunia. Rasa tidak senang juga akan membuat manusia menderita. Tidak senang sering membuat kita marah-marah tentulah hal ini akan membuat kita menderita. Netral (biasa-biasa saja) pun akan membawa kita ke penderitaan. Terlalu sering membaca blog saya ini akan membuat Anda merasa bosan sehingga lama kelamaan Anda akan merasa menderita.

Jika kita mampu tidak merasakan ketiga hal diatas maka kita akan mampu bersyukur atas apapun yang terjadi atas diri kita dan mempermudah perjalanan kita mencapai kedamaian dan kebahagian.

Disanjung tidak merasa besar kepala, dihina tidak langsung kecewa dan bunuh diri  adalah bukti nyata pelepasa ketiga hal tersebut.

Jika Anda berada diatas ketiga hal diatas akan menjadikan Anda hanya sebagai saksi atas ketiga hal diatas yang mungkin Anda alami maka niscaya, bersyukur atas apapun yang Anda alami hari ini bukanlah hal yang susah dan tidak masuk akal.

→ 1 CommentTags: Renungan

Ketika hati Indonesian terketuk membela Palestina

January 10th, 2009 · 3 Comments

Sudah lebih dari 10 harian Israel diberitakan oleh media-media Indonesia menggempur jalur Gazza. Bahkan setelah PBB mengeluarkan resolusi yang meminta semua pihak agar segera menghentikan peperangan, Israel tetap saja  diberitakan terus melanjutkan pembumihangusan (di forum disebutkan sebagai Geosida) jalur Gazza.  Pemberitaan tentang perang Israel vs HAMAS (Palestina) ini sangat gencar di beritakan di TV dan Koran di Indonesia. DI Internet lebih marak lagi. Di sebuah forum internet yang saya baca, disebutkan bahwa korban perang sampai dengan 09-01-2009 sudah mencapai 780 gugur  dan 3250 orang lebih dituliskan terluka.  Stasiun TV di Indonesia berlomba memperlihatkan duka perang di Palestina. Bagaimana anak-anak Palestina terkena roket yang diberitakan nyasar. Dikemas dengan alunan lagu background  yang sedih membuat perang ini semakin tragis. Dan sebagai hasilnya sebuah public opinion secara general terbentuk : Perang ini Menyedihkan ! Israel Biadab ! Kasihan Palestina !

Maraknya pemberitaan ini membuat masyarakat Indonesia berlomba untuk bereaksi. Reaksi ini bahkan menyentuh semua kalangan. Masyarakat kita kemudian berlomba untuk mengutuk perbuatan keji Israel sambil berlomba untuk memberikan uluran bantuan. $1 untuk Palestina diberitakan gencar di Indonesia. Sehingga terkumpul uang lebih dari semilyar. Tadi pagi bahkan sebuah TV Swasta sudah bergerak ke Palestina untuk menyampaikan bantuan semilyar lebih yang mereka fasilitasi. Ormas-ormas keagamaan dan pemuda sudah mempersiapkan diri untuk memberikan langsung bantuan tenaga baik sebagai relawan perang atau relawan kemanusiaan.

Hal ini sangat membuat saya bangga menjadi bangsa Indonesia. Indonesia adalah bangsa yang LUAR BIASA ! Bangsa yang tidak suka/ingin melihat bangsa lain menderita akibat apapun terutama pejajahan. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang siap membantu, diminta ataupun tidak, jika ada bangsa lain yang kesusahan. Bangsa Indonesia adalah penjunjung keadilan sejati. Luar biasa ! Saya bangga menjadi bangsa Indonesia. Saya bahkan siap akan ikut menyatu untuk memberi sumbangan semampu saya kepada negara yang saya tidak tahu letaknya dimana (saya bahkan tidak pernah mencoba mencarinya via Google Earth). Akibat kekejaman Isreal ini Saya bahkan telah siap untuk memihak pihak lain yang walaupun saya tidak tahu apa sebenarnya penyebab peperangan ini alias saya tidak tahu siapa yang benar atau yang salah. Saya siap…

Sesaat rasa bangga tersebut menyengat tinggi, ditengah situasi perang berkecamuk di Isreal sana, TV lokal  serta media cetak lainnya di Indonesia, masih rajin memberitakan cerita lain selain perang ini. Tayangan Infotainment tentang artis yang kawin cerai, artis sexy yang ditolak sana sini, perebutan anak, saling foto vulgar dan banyak lagi kisah artis Indonesia yang perbuatannya dianggap layak oleh Media untuk diberitakan.(sebuah kelayakan yang mau ndk mau harus kita terima sebagai tayangan) adalah tayangan yang paling rajin mampir. Tayangan reality show yang belakangan ini ketahuan bahwa adalah bohong semata (rekayasa) juga rajin hadir menemani masyarakat Indonesia. Tayangan kuis yang hadiahnya luar biasa sehingga melambungkan harapan terlalu tinggi masyarakat kita. Ada banyak lagi tayangan/berita yang diangkat media selain berita perang ini.

Tayangan berita lokal adalah tayangan yang paling saya sukai. Karena pemberitaan ini adalah cerminan kondisi bangsa Indonesia terkini. Disaat semangat saya terbakar setiap kali menonton Perang Isreal Hamas, saya tersentak kaget. Pikiran saya lari jauh dari euforia semangat perang. Pikiran saya kembali ke kondisi ke kesadaran awal. Sehingga sampai saya kepada sebuah pertanyaan awal : Layak kah cara Bangsa Indonesia membela Palestina ini ??

Pengemasan tayangan perang ini membuat saya berpikir kembali akan tujuan dari media ini. Bisa jadi media menjadikannya sebagai sebuah komoditi untuk meningkatkan popularity (rating?). Mencoba mengarahkan opini publik dengan mengemasnya secara luar biasa.  Bukankah semua cerita didalamnya belum tentu kebenarannya ? Hancurnya Palestina karena dibombardir mungkin tidak diragukan lagi. Tapi kebijakan, pola pikir, serta alasan perang ini (yang selama ini santer diberitakan oleh TV lokal kita) apakah sudah pasti benar ? Perang ini bukanlah demo yang marak dilakukan oleh masyarakat kita. Demo yang biasanya diikuti oleh ratusan mahasiswa dan berakhir bentrok dengan aparat, untuk mengangkat isu penting yang ternyata pendemo pun tidak tahu detil isu tersebut. (Ingat Demo BHP kemarin , si pendemo diajak dialog besok paginya di TV Lokal, terus ternyata si pendemo tidak tahu isinya BHP. Akhirnya baru tahu setelah dijelaskan. Nah lo !) So, perang ini tidak sama dengan demo di Indonesia. Salah sedikit, perang ini bisa menimbulkan petaka ke pihak-pihak yang sebenarnya tidak terkait tapi mencoba mengaitkan diri untuk tujuan tertentu.

Enough about that, sekarang saya berpikir kembali ke urunan 1 dolar itu. Betapa cepatnya bangsa ini mengulurkan bantuan ke pihak tertindas. Dalam tempo beberap hari telah terkumpul milayaran rupiah dana bantuan !!! Betul-betul luar biasa.  Bagi kordinator dan yang mengulurkan dana. Coba tonton TV atau baca berita tentang hal-hal seputar kita selain perang ini. Tidak kah Anda tahu, ada sebuah sekolah dasar di daerah jawa yang belajarnya di parkiran selama 10 Tahun hanya karena tidak punya dana ? Masih ingat ndk dengan korban lumpur Lapindo. Hanya ada satu kata : IRONIS !

Seadainya kita masih ingat bahwa bangsa ini, keluarga kita sendiri, masih banyak yang tertindas, tertindas akibat apapun,  layakkan kita mengalirkan bantuan yang demikian besarnya kepada bangsa lain ? Rp. 1000 untuk setiap orang di Indonesia sudah cukup untuk menambah pembangunan sekolah bertaraf nasional. Jika bangsa ini memelihara semangat bantuan perang ini didalam hatinya masing-masing dengan tulus, bukan untuk membantu perang bangsa lain, tetapi untuk membantu bangsa sendiri didalam membawa kekehidupannya yang lebih baik, Indonesia akan segera berjaya. Tidak ada penumpahan kesalahan lagi ke Pemerintah akibat tidak bermampunya Pemerintah memakmurkan rakyatnya. Tidak ada lagi bentrokan mahasiwa yang khawatir tidak bisa bayar SPP akibat adanya UU baru. Dan masih banyak lagi hal-hal yang sebenarnya tidak perlu terjadi di bumi tercinta ini.

Perang di Palestina sana memang terasa menyesakkan.  Berduka dan bersimpati memang wajib kita lakukan. Ketukan perang ini di pintu hati kita memang layak membuat kita bergerak. Tapi layakkah cara bangsa kita ini membantu perang Palestina ? Sudah layakkah cara kita menghargai, menghormati, membantu serta membesarkan bangsa kita sendiri ?

Jangan sampai Bangsa Indonesia ini melupakan pepatah Gajah di Pelupuk Mata TIDAK TAMPAK, Semut di Seberang lautan TAMPAK.

STOP WAR NOW !!!

→ 3 CommentsTags: Umum