Techno Corner di Pameran Pembangunan Prov Bali 2018

Setiap kali kita merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun Provinsi Bali, Pemerintah Provinsi Bali selain mengadakan Upacara Bendera, juga mengadakan kegiatan Pameran Pembangunan Provinsi Bali secara rutin. Saya rasa sudah hampir 8 tahun lebih sejak kepemimpinan Gubernur Made Mangku Pastika, masyarakat Bali selalu disuguhkan hasil-hasil pembangunan Pemerintah Provinsi Bali dalam bentuk Pameran Pembangunan. Saya ingat betul bahwa Pameran Pembangunan pernah diadakan di lapangan Padang Galak Sanur (sebuah tanah lapang yang luas), lengkap dengan arena hiburan seperti komedi putar dan sejenisnya menjadikan kegiatan Pameran menjadi sebuah kegiatan yang sangat menghibur. Beberapa tahun belakangan ini, saya lihat Pameran Pembangunan tetap diadakan namun sudah mengambil lokasi di Taman Budaya Art Center Denpasar.

Rutinitas penyelenggaraan Pameran Pembangunan di Taman Budaya tetap disuguhkan kepada masyarakat dengan segala pakemnya setiap tahunnya. Sampai dengan penyelenggaraan pameran di Tahun 2016 menurut saya tidak ada inovasi baru yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali dalam mengemas acara. Kesan monoton sangat tertangkap jelas dari kemasan acara dan tingkat kunjungan masyarakat yang saya secara pribadi lihat relatif sepi. Wajar saja, pameran pembangunan ini targetnya adalah memamerkan hasil-hasil capaian dari Pemerintah dalam bentuk Tabel, Data, Angka, Foto dan sejenisnya. Membosankan bukan ? apalagi penjaga stand tidak paham dengan apa yang dipamerkannya.. parahnya lagi, tidak ada doorprize sebagai penghibur hati lara he he ..

Pembaca budiman,  sejak terjadinya restrukturisasi kelembagaan di pemerintahan di awal Tahun 2017, akhirnya Pemerintah Provinsi Bali mempunyai Dinas Komunikasi, Informatika & Statistik (Diskominfos). Sebuah Dinas yang menangani berbagai bidang dari mulai informasi, komunikasi, infrastruktur IT dan e-Goverment serta Statistik. Nah, pameran pembangunan akhirnya diserahkan kepada Diskominfos Prov Bali sebagai lead. Seperti namanya, Dinas Kominfos ini pastinya akan lebih banyak unsur TIK nya. Dan benar saja, pelaksanaan pameran pembangunan di tahun 2017 terlihat ada sesuatu yang berbeda. Tahun 2017 itu Diskominfos Prov Bali menggelar Video Conference selama pameran berlangsung.  Video Conference waktu itu mengambil 2 (dua) titik yaitu di kantor Diskominfos Prov Bali (Jalan DI Panjaitan Renon) dan di tempat pelaksanaan pameran yaitu di Taman Budaya. Jadi, Diskominfos mengadakan kegiatan Talkshow dengan berbagai narasumber setiap harinya di kantor Diskominfos. Nah, talkshow nya itu langsung disiarkan ke arena Pameran di Taman Budaya. Tidak hanya itu, penonton di Taman Budaya bisa langsung mengajukan pertanyaan atau komentar terhadap narasumber terkait topik talkshownya. Keren bukan ? Menurut saya sih keren, setidaknya ada sesuatu yang baru lah yang ditunjukkan di pameran. Walaupun secara tingkat kunjungan dari pantauan saya tidak naik secara signifikan.

Pameran Pembangunan Provinsi Bali 2018

Nah Tahun 2018 ini,  ternyata ada inovasi baru yang kembali dilakukan oleh Diskominfos Prov Bali dan berhasil menarik perhatian masyarakat sebagai penonton. Bukan teknologi Video Conference yang dipertontonkan lagi, melainkan Talkshow live langsung di arena pameran dengan mengambil judul TECHNO CORNER. Talkshownya mungkin biasa-biasa saja, tapi materinya luar biasa.  Techno Corner ini diadakan dalam setiap harinya 3 (tiga) sesi, jam 09.00, 13.00 dan 18.00. Dan setiap sesinya dipenuhi pengunjung, waluapun setelah sesi berakhir, sepi lagi hik hik ..  Jadi gini, Techno Corner ini ajang sosialisasi (pamer) dan diskusi terkait inovasi-inovasi teknologi terbaru. Pesertanya ada yang dari kampus, perorangan , swasta,  lembaga vertikak, kepolisian dan pemerintah daerah.

Wajar jika ini menarik animo pengunjung karena inovasi yang dipertontonkan adalah misalkan bagaimana kampus Politeknik Negeri Bali berhasil membuat mesin pencampur kopi otomatis. Dimana bahkan pengembangannya membuat kita cukup pasang alarm jam tertentu di smartphone kita, maka secara otomatis mesin tersebut akan otomatis bekerja membuatkan kita secangkir kopi hangat.  Ada juga aplikasi keren bernama NGANTRE.COM. Aplikasi yang berjalan di Android ini memungkinkan kita bisa mengantre di tempat apa saja dengan lebih efektif dan efisien.  Ada juga bagaimana Universitas Warmadewa mengembangkan minuman Wine dari buah naga serta Kecap dari limbah ikan. Kalau tidak salah ada sekitar 28 inovasi yang ditampilkan selama 10 hari pameran pembangunan, dan semuanya keren !

Techno Corner 2018

Dan lebih keren lagi, Diskominfos Prov Bali mengajak Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Bali untuk bekerjasama dalam hal Techno Corner ini. Kerjasama ini dalam bentuk Host dari Techno Corner diambilkan dari Finalis Miss Internet Bali 2018.  Bayangkan deh, sudah yang dipamerkan keren-keren, hostnya pun cantik dan keren semua.  Saya secara pribadi harus mengakui bahwa terobosan baru penyelenggara pameran pembangunan dengan membuat sebuah stand Techno Corner ini berhasil membuat sesuatu yang baru  dan berhasil membuat ketertarikan baru bagi pengunjung Pameran. Inovasi-inovasi keren karya anak bangsa ini, memang harus dipamerkan dan Techno Corner ini bisa menjadi salah satu alternatif ajangnya. Saran saya, coba buat Techno Corner ini tidak dalam balutan pameran pembangunan. Mungkin buatlah sebuah festival TIK yang isinya adalah demo teknologi dari berbagai kampus dan kalangan. Siapa tahu salah satu karya ini bisa menjadi sebuah startip yang sukses dan mampu memberikan ilham serta inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk berkarya menciptakan produk inovasi lainnya. Akhir kata, Pameran Pembangunan jika selalu ditambahkan inovasi, tidak akan lagi menjadi sebuah pameran yang membosankan. Salut untuk penyelenggara, salut untuk pemerintah Provinsi Bali – Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Bali – Bali Dwipa Jaya !!!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *