Sekedar berbagi pengalaman saja dengan layanan Bank Pembangunan Daerah Bali.
Pada hari sabtu kira-kiran jam 10 an pagi, saya melakukan penarikan tunai di ATM BPD di sebuah swalayan di Bali. Ternyata mesin ATM saat itu tidak bisa mengeluarkan uang tunai dengan pesan :
Maaf, saat ini tarik tunai tidak dapat dilayani. Perintah koreksi telah dikirim ke Bank : BPD Bali
Uang sejuta yang rencananya saya pakai beli susu tidak keluar, tapi saldo terpotong. Hari Senin nya, saya langsung ke BPD Pusat di daerah Renon untuk melakukan print buku tabungan dan melakukan konfirmasi. Ternyata memang benar bahwa ada penarikan tunai 1juta pada Hari Senin (padahal tariknya kan Sabtu). Bagian informasi menyuruh saya untuk mengecek lagi saja (print buku tabungan) besok (selasa) setelah jam 2an.
Dengan informasi tersebut tentunya wajar dong saya pikir kasus ini akan segera selesai karena pasti akan dilakukan koreksi otomatis oleh pihak Bank keesokan harinya. Ternyata keesokan harinya pun tidak ada duit balik ke rekening. Saya kemudian menghubungi CARD CENTER BPD di 0361 223301 untuk melakukan konfirmasi. Ternyata petugas disana tidak tahu kalau ada koreksi, dan malahan saya harus lapor ulang lagi,menjelaskan kronologis d l l. Nah saya bingungnya, kenapa CARD CENTER ngotot menyampaikan bahwa saya melakukan penarikan 1juta (yang gagal itu) di BPD Pusat ? Padahal jelas2x ada struknya saya tarik di ATM Swalayan. Dan anehnya agi, petugas juga ngotot kalau saya tarik pada hari senin, padahal struknya saja bilang hari sabtu =))
Tetapi kemudian laporan saya diterima dan saya disuruh nunggu lagi keesokan harinya. Ternyata besoknya duit 1juta sudah dikembalikan lagi ke rekening. Syukurlah…
Coba pikirkan ini :
- CARD CENTER tidak tahu bahwa ATM2x yang ada di swalayan2x atau tempat umum lainnya, akan terbaca di rekening koran nya lokasi kantor cabangnya. Jadi semisal swalayan A yang memakai jaringan kantor cabang XY akan terbaca XY di rekeningnya, bukan kode ATM di swalayan itu. Kok bisa tidak tahu ? padahal CARD CENTER ?
- CARD CENTER tidak tahu kalau semisal nasabah tarik tunai pada hari Sabtu atau libur lainnnya, di rekening koran akan terbaca melakukan transaksi di hari kerja setelah itu. Kok bisa tidak tahu ? padahal CARD CENTER ? Dan apa tidak sebaiknya transaksi historinya dibiarkan tetap di hari itu , jadi kalau tarik pas hari libur, ya terbaca hari libur itu, bukan keesokan harinya.
- Customer service BPD menginformasikan agar menunggu keesokan harinya seteah jam 2 an. Seakan-akan memang akan terjadi koreksi otomatis atau seakan2x kasus ini pasti sudah diproses. Padalah CARD CENTER tidak tahu ada kasus ini. Kalau semisal saya cuman tunggu dan tunggu, kira2x apa iya uang akan balik masuk ?
- Mesin ATM yang melakukan gagal tarik, menginformasikan di layar ATM nya bahwa terjadi gagal dan perintah koreksi sudah dikirim. Apa pihak Bank tidak terima perintah itu dari mesin ? Harus tunggu ada complain dulu dari nasabah ? Bukannya perlu di balance kan jumlah duit yang masuk keluar di ATM dengan data di rekening pusat ?
- Mesin ATM BPD Bali tidak mempunyai batasan limit yang pasti dari besarnya penarikan maksimum per harinya. Saya hanya bisa melakukan penarikan 5 juta (dalam 1 hari), sedangkan keesokan harinya, tidak bisa lagi melakukan penarikan sama sekali karena limit penarikan (kata mesinnya) sudah habis. 3 harinya lagi saya cuman bisa mengambil duit maksimal 2 juta saja, kemudian saya pindah lagi ke ATM dilokasi lain bisa lagi ngambil duit tapi cuman 500 ribu tok.
- Mesin ATM BPD Bali tidak mempunyai batasan limit yang pasti dari besarnya 1x penarikan. Besaran maksimum terbaca di mesin adalah 600 ribu. Sedangkan lain2x, saya bisa sampai 1jt. Sedangkan beberapa teman saya ada yang bisa sekali pencet sampai 2.5 jt. Walaupun cuman mau 1 hari itu saja.
- Mesin ATM BPD Bali akan langsung mengeluarkan kartu ATM + struknya begitu memencet jumlah nominal duit yang ingin ditarik tunai, sedangkan duitnya akan keluar belakangan sekitar beberapa puluh detik. Apa tidak berbahaya seperti itu ? Mengingat kemungkinan nasabah akan meninggalkan mesin tanpa mengambil uang (dalam kondisi tidak ideal) karena dianggap transaksi gagal ?
Saya rasa ATM jaman sekarang ini sudah sangat dapat diandalkan. Bisa melakukan apa saja di ATM dengan cepat dan benar. Seperti pengalaman saya di ATM bank2x swasta terkenal lainnya. Saya bahkan bisa tutup mata memencet tombol2x nya karena sudah hapal dan sangat yakin akan kehandalannya.
Tapi jika ternyata jaman sekarang masih ada yang belum handal ? Hhhmmm, lets be more carefull, i mean very very becarefull



1 response so far ↓
1 Putu // May 30, 2008 at 11:27 am
semoga kedepannya Bank2x negeri dan pemerintah daerah lebih memutahirkan (minjem istilah data BPS utk BLT) sistem TI nya sehingga nasabah buka rekening disono, bukan karena aman (karena dijamin negara), tapi memang karena layanan nya yang handal.
Leave a Comment